Akhirnya……. ku menjadi seorang Bapak

November 4th, 2009 aria Posted in Health No Comments »

It takes two to tango!  Begitu juga dengan kehamilan. Ada peran ayah di sana. Ibu tak bisa hamil tanpa sebab, begitu juga ketika menjalani kehamilan. Ibu hamil perlu peran ayah.  Bagaimana ayah mengambil peran?

Mendengar istri berbadan dua tentu menjadi kabar gembira buat para suami. Segera terbayang sebentar lagi akan menjadi ayah. Kegembiraan seperti ini seharusnya tak berhenti sampai di situ. Suka cita itu harus diteruskan dengan ikut memberi dukungan pada kehamilan istri. Tak tanggung-tanggung, dukungan itu harus ayah berikan selama 9 bulan ke depan *plus 10 hari tentunya*

Sebenarnya cukup banyak para calon ayah yang ingin memberi dukungan. Tapi kadang mereka tak tahu bentuk dukungan seperti apa yang semestinya diberikan. Padahal mudah saja, para ayah hanya memberikan perhatian dengan melibatkan diri pada kehamilan istri (ibu). Seperti apa bentuknya? Kiat berikut bisa ayah lakukan:

  1. Ambil Alih Urusan Rumah Tangga. Ini maksudnya bukan mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga. Tapi sekali-kali mengerjakan pun tak apa, misalnya mengerjakan belanja bulanan. Mengambil alih maksudnya sejak istri dinyatakan hamil, sebaiknya Anda yang kini mengawasi urusan domestik. Bila perlu tambah lagi anggota ’tim’ yang biasanya membantu istri. Bisa menyewa pembantu baru atau meminta bantuan dari kerabat. Penambahan ’tim rumah’ ini juga akan bermanfaat ketika bayi sudah lahir nanti.
  2. Rawat Istri. Tak apalah selama 9 bulan hingga istri selesai cuti hamil nanti Anda yang merawat dan memperhatikan istri. Pastikan istri makan dengan benar, mendapatkan nutrisi yang tepat dan cukup istirahat. Masa-masa di trimester pertama biasanya istri akan sangat membutuhkan bantuan dan perhatian Anda. Anda bisa menolongnya mengambilkan makanan yang diinginkannya, menyediakan bantal atau memijat kakinya. Untuk pekerjaan atau kebutuhan-kebutuhan kecil yang bisa Anda lakukan sendiri sebaiknya kerjakan sendiri. Begitu si buah hati lahir, percayalah, Anda akan sangat ahli dalam urusan merawat istri.
  3. Temani Istri Periksa Kehamilan. Ikutlah setiap kali istri melakukan pemeriksaan rutin kehamilannya. Temani hingga ke ruang periksa dan ikut aktif mendengar dan bertanya kepada dokter. Sambil menunggu giliran cobalah untuk menengok ruang bersalin atau ruang display bayi untuk membiasakan diri. Perilaku seperti ini akan menyamankan kondisi psikologis istri Anda.
  4. Ikut Nikmati Kehamilan. Salah satu bentuk perhatian adalah dengan ikut mengamati perkembangan janin. Misalnya mengingatkan istri bahwa si buah hati sudah memasuki pekan ke sekian, atau mengelus-elus perut istri dan merasakan gerakan janin di dalam kandungan. Katakan juga bagaimana kesan Anda dengan perubahan tubuh istri.
  5. Hentikan Kebiasaan ‘Negatif’. Sejak istri dinyatakan hamil, sebaiknya Anda mulai tinggalkan kebiasaan merokok Anda. Atau setidaknya tidak merokok di hadapannya.
  6. Bicarakan Pasca Persalinan. Berdiskusi tentang bakal nama si buah hati, dekorasi ruang bayi, bau-baju bayi dan sebagainya, akan membuat istri nyaman menjalani kehamilannya.

Melakukan semua kiat di atas tentu tak sulit buat ayah bukan? Terserah ayah, mau pilih melakukan yang mana lebih dulu. Yang jelas dengan pelibatan ayah, ibu hamil akan merasa tenang dan bahagia bahwa orang yag paling dicintainya memperhatikan.

AddThis Social Bookmark Button

My Baby

November 4th, 2009 aria Posted in Health No Comments »

 aria.jpg

Pengalaman pertama mendapatkan Anugerah agung dari ALLAH yang Maha Agung. seorang anak yang terlahir dengan sempurna, memiliki jiwa dan akal pikiran. ternyata indah dan menyenangkan saat merawat seorang anak. tak merepotkan sama sekali seperti pendapat beberapa orang tua.

CARA MERAWAT BAYI

Diawali dari yang sederhana *mengganti popok*

Popok bayi harus selalu diganti setiap kali basah dan setelah terkena kotoran. Kotoran bayi tidak selalu berbau, karena itu sering-seringlah memeriksa popoknya apa perlu diganti atau tidak. Seorang bayi perlu  8 - 9 popok sehari. Sering mengganti popok dengan yang bersih dapat menghindarkan bayi dari ruam kulit yang disebabkan oleh kotoran dan air seninya. Sebelum memakaikan popok baru, bersihkan dulu pantat bayi dengan lap basah. Pantat bayi tidak terlalu perlu dicuci pada waktu mengganti popok yang basah oleh kencing. *jangan ketiduran terus* he..he… itu sih kata bu Dokter dari rumah sakit tempat anakku lahir.

………..habis itu pakai baju ya dik…………

Apabila anda dan bayi sendirian di rumah selama beberapa jam, anda harus tahu cara mengganti baju bayi seandainya terkena kotoran. Umumnya, bayi memerlukan pakaian berlapis agar lebih nyaman. Untuk mengetahui apakah bayi cukup hangat atau tidak, sentuhlah tangan dan kakinya. Bila terasa dingin, tambahlah selimutnya.

Bayi cenderung tidak bisa diam, oleh karena itu pegang dia baik-baik pada saat bajunya diganti. Jangan sepelekan mobilitas bayi. Jangan pernah meninggalkannya seorang diri, walau hanya sekejap. Kalau akan memakaikan baju kaos dan sweater, gulung semua keatas sampai ke leher baju lalu masukkan belakang kepala bayi lebih dulu, lalu dahi dan hidungnya. Kemudian masukkan tangan bayi perlahan-lahan ke dalam lengan baju. Jikalau akan melepaskan sweater atau baju kaos, keluarkan dulu lengan bayi perlahan-lahan dari lengan baju. Renggangkan leher baju lalu angkat keatas melewati dagu, hidung dan dahi bayi. Sesudah itu, lepaskan melewati belakang kepala bayi. *yang ini agak merinding, maklum kepala bayi kan masih belum terlalu kuat*

….nah sudah ganteng, waktunya maem……….

ASI adalah makanan yang terbaik untuk bayi. ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan bayi serta melindunginya dari infeksi. Akan tetapi bila isteri tidak menyusui, dokter akan menyarankan penggunaan susu formula. Susu formula berkualitas memberikan semua nutrien yang diperlukan dalam masa pertumbuhan dan perkembangan yang tepat.

Apakah isteri menyusui atau memberikan susu formula, anda berdua dapat berbagi pengalaman. Kehadiran anda pada waktu isteri sedang memberi makan bayi akan sangat menguntungkan. Bila isteri menyusui tetapi tidak bisa selalu di rumah pada jam makan bayi, ASI dapat diperas ke dalam botol dan anda berikan pada waktunya. Jikalau bayi diberikan susu formula, isteri anda dapat menyiapkan dalam botol lebih dulu atau menunjukkan cara menyiapkannya. Yang penting, ikutilah petunjuk penyiapan yang tertera di kaleng dengan cermat.

Pada umumnya bayi minum setiap 3 atau 4 jam sekali. Catatlah jam minumnya dan taruh di tempat mudah terlihat. Bayi tahu betul berapa banyak yang dia perlukan setiap kali minum. Sesudah kenyang, biasanya dia berhenti lalu berpaling dari botol, atau bahkan tertidur pulas. Buanglah sisa susu yang tidak habis

…..tuh kan minum nya gak bisa diem jd cegukan deh…….

Anda boleh menepuk punggung bayi supaya bersendawa ketika dia berhenti minum (mungkin dia berhenti karena ingin istirahat), dan diulangi lagi setelah selesai minum. Gendong bayi dengan kepalanya terlentang di atas pundak anda lalu tepuk punggungnya pelan-pelan sampai dia bersendawa. Letakkan handuk kecil di pundak anda untuk melindungi pakaian seandainya bayi gumoh.

Cara lain membuat bayi bersendawa adalah dengan mendudukkannya tegak diatas pangkuan anda. Mengusap-usap perutnya bisa membuatnya bersendawa. Bila bayi ingin, tetapi tidak bisa bersendawa, telungkupkan dia sebentar lalu tepuk-tepuk lagi seperti uraian diatas.

AddThis Social Bookmark Button