8th February 2012

PERHITUNGAN DAYA LISTRIK

posted in Engineering |

Daya listrik dalam pengertiannya dapat dikelompokkan dalam dua kelompok sesuai dengan catu tenaga listriknya, yaitu :
Daya listrik DC
Daya listrik AC.

Daya listrik DC dirumuskan sebagai :

P = V . I

dimana :

P = daya (Watt)

V = tegangan (Volt)

I = arus (Amper)

Daya listrik AC ada 2 macam yaitu: daya untuk satu phase dan daya untuk tiga phase, dimana dapat dirumuskan sebagai berikut :

Pada sistem satu phase:

P = V.I. cos θ

Dimana :

V = tegangan kerja = 220 (Volt)

I = Arus yang mengalir ke beban (Amper)

cos θ = faktor daya (cos phi)

Pada sistem tiga phase :

P = √3.V.I. cos θ

dimana:

V = tegangan antar phase =380 (Volt)

I = arus yang mengalir ke beban (Amper)

cos θ = faktor daya (cos phi)

Segitiga daya dapat digambarkan sebagai berikut :

S = daya semu = V*I

P = daya nyata (riil) = V*I*cos θ

Q = daya maya (imaginer) = V * I sin θ

Selanjutnya dapat digambarkan dalam segitiga daya

Contoh perhitungan

Sebuah lampu TL dengan daya 40 W mempunyai factor daya 0.8 berapa besar arus yang mengalir?

Jawab

TL = 40 W

Cos θ = 0.8

P = V*I* Cos θ

40W = VA*Cos θ
S = 40/0.8

S = 50 VA

S = V*I

I = 50/220

I = 0.227 A

This entry was posted on Wednesday, February 8th, 2012 at 3:30 pm and is filed under Engineering. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.


  •  

  • February 2012
    M T W T F S S
    « Jan   Sep »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    272829  
  • StatPress

  • Visits today: 0
  • Site Visitors

  • wordpress visitors